Mengarungi Lautan Pasir di Kawasan Gunung Bromo

1 comment


Tuntas sudah menikmati keindahan fajar dari Pananjakan dan merasakan ketakjuban berada di negeri di atas awan. Memandang deretan gunung-gunung di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dari ketinggian Puncak Pananjakan memang menakjubkan. Meskipun demikian, tak lengkap pengalaman jika tidak langsung menikmati Gunung Bromo dari dekat.


Seiring mentari yang semakin meninggi, jeep mulai bergerak menuruni Puncak Pananjakan. Gunung Bromo yang telah terlihat begitu mempesona dari ketinggianlah yang menjadi tujuan. Ketika berangkat menuju Pananjakan, gelap menyelimuti kawasan Bromo. Barulah saat turun, panorama kawasan Bromo terlihat lebih mempesona. Begitu berbeda. Jeep berjalan menyusuri bukit yang hijau dan menuruni lembah menuju kawah Gunung Bromo. Saatnya memulai penjelajahan lain di kawasan TNBTS.


Sebelum mencapai kaki Gunung Bromo, perjalanan akan disambut lautan pasir yang membentang begitu luas. Sejauh mata memandang hanya terlihat hamparan pasir tak bertepi. Sangat gersang, hanya sedikit bagian yang ditumbuhi rerumputan. Mengarungi lautan pasir merupakan keunikan yang menjadi daya tarik kawasan Bromo. Terlebih lagi sejak lautan pasir itu dijadikan lokasi sebuah film nasional. Pasir berbisik. Begitulah saat ini hamparan pasir Gunung Bromo lebih dikenal, sesuai dengan judul film itu. Sejatinya, penyebutan pasir berbisik tidak berlebihan. Konon, ketika lautan pasir itu diterpa angin, gesekan butiran pasir yang beterbangan menimbulkan suara lirih bagai bisikan.


Jeep akan terus bergerak mengarungi lautan pasir. Puaskan untuk menikmati pesona lautan pasir itu sampai di parkiran jeep yang berjarak sekitar 1 km dari kawah Gunung Bromo. Jika ingin lebih melengkapi pengalaman, berjalanlah menuju Gunung Bromo untuk mendaki hingga bibir kawahnya. Pilihan lainnya, mengingat jarak yang masih jauh, dapat menyewa kuda yang banyak disediakan oleh masyarakat setempat. Cukup membayar sekitar Rp. 100,000,00 sangat menghemat tenaga dan waktu. Sesampai di kaki Gunung Bromo yang ditandai dengan bangunan Pura, lanjutkan dengan berjalan kaki menapaki anak tangga menuju bibir kawah.


Perlu diingat, Gunung Bromo adalah gunung aktif. Patuhi selalu aturan yang diberikan pengelola TNBTS.  Jangan lupakan juga, hormatilah adat istiadat masyarakat Tengger yang memandang Gunung Bromo sebagai kawasan suci. Ada kalanya, ketika sedang ramai oleh wisatawan, pengunjung menyemut sampai bibir kawah. Utamakan selalu keselamatan, tidak perlu berdesakan di bibir kawah.

#ingatanperjalanan, 14112016
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

1 comment:

  1. Sedang mencari paket wisata gunung bromo. kami menyediakan paket wisata bromo gratis dokumentasi drone

    ReplyDelete