Meresapi Makna Kedaulatan dari Kilometer 0, Sabang

1 comment

Masih ingat lagu "Dari Sabang Sampai Merauke"? Lagu itu menggambarkan jajaran pulau-pulau yang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Membentang dari Sabang, Nanggro Aceh Darussalam di ujung barat sampai Merauke, Papua yang merupakan ujung timur Indonesia. 


Berada di garis terluar Indonesia tentunya akan memperkuat kesadaran untuk menjaga kedaulatan negeri. Titik kilometer 0 Indonesia di Pulau Weh sebagai ujung barat Indonesia dapat dicapai dengan penyeberangan feri dari pelabuhan Ulee Lheue Kota Banda Aceh ke pelabuhan Balohan Kota Sabang. Dilanjut dengan perjalanan darat sekitar 30 km, sampailah di tugu Kilometer 0. Tidak sulit untuk menemukannya. Menyusuri jalan utama Pulau Weh akan langsung mengantar sampai tujuan. 

Tugu Kilometer 0 dibangun menjulang, berbentuk lingkaran yang berwarna putih dengan puncak yang meruncing. Sebagai penanda posisi geografis, sebuah prasasti dari marmer hitam dipasang di Tugu Kilometer 0. Posisi geografis yang tertera adalah: Lintang Utara 05 54′ 21,42″ Bujur Timur 95 13′ 00,50″. Sayangnya, prasasti itu dikotori tangan-tangan jahil yang menuliskan informasi tidak relevan.

Supaya lebih menarik, Pemerintah Kota Sabang telah membangun tulisan besar "Kilometer 0 Indonesia" berwarna oranye menyolok di area Tugu Kilometer 0. Dari situ, juga dapat dinikmati Samudera Hindia yang luas membentang. 

#IngatanPerjalanan, 18032014
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

1 comment: